//
sedang membaca...
Celoteh

Finally Give Up…


stick-em-up

Oke, ini adalah titik di mana sayah dengan berat hati harus bilang “Saya menyerah” dan “Saya kalah”. Sayah gagal melewati ujian pada dunia anomali dalam lingkungan besar yang konon katanya adalah tempat yang nyaman untuk belajar dan berkarir. Kenyataannya, pengalaman saya di tempat ini akan jadi salah satu kenangan paling baik sekaligus paling buruk dalam sejarah profesional saya sejak lulus kuliah.

Lucunya, saya menjadi pihak yang belum beruntung kali ini. Gak ada training walau sudah harus bikin project, manajemen pekerjaan yang aneh, perhatian atasan…. Saya iri ke teman-teman saya yang lain. Dikasih training, diberikan waktu untuk fokus ke project, dan dikontrol atasan secara berkala. Saya anak tiri? Ga tau lah.

Saya percaya rejeki sudah ada yang atur, dan pasti akan ada pelangi setelah hujan badai. Walau dengan berat hati saya menyerah di perang ini, tapi saya harus siap pada perang berikutnya dan saya optimis jalan hidup saya akan lebih baik lagi di kemudian hari.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kicau

Kesalahan: Twitter tidak merespons. Tunggulah beberapa menit dan perbarui halaman.

%d blogger menyukai ini: